No Tittle

Author : Me

Cast :     – Park Chanyeol

–          Lee Chaeri

–          Shin Yemin

–          Dll

Genre : family, romance, and anything(?)

Lenght : part to part

Rating : T 16

Aku hanya termenung melihat pandangan yang sebenarnya sangat tidak ingin kulihat. Aku sudah lelah melihat ini. Kupalingkan pandanganku sejenak. Tapi, ada gejolak yang menggebu-gebu. Ah, bukannya aku berkata kalau aku tidak ingin melihatnya? Bukannya aku lelah?.

Cklek. Suara pintu yang dibuka dengan terburu-buru. Tapi itu  tak mengganggu aktifitas melamunku.

“ Chaeri ? Kenapa kau membiarkan bayimu menangis?” suara itu tiba-tiba meleburkan lamunanku seketika, ah aku benci suara itu. Suara wanita yang setiap hari merawat Chanri. Dan aku hanya diam. Malas menanggapinya.

“ Kenapa kau tega sekali Chaeri ? lihat wajahya sudah memerah.” Wanita itu mengambil Chanri dari box bayinya -tempatnya menangis-.

“ Apa aku terlihat seperti ibu tiri?” dia mengalihkan pandangannya dari Chanri yang sedang dia tenangkan dan menatapku dengan dahi berkerut serta mata menyipit.

“ Apa maksudmu?” tanyanya heran.

“ Kau jangan pura-pura tak mengerti Yemin-ssi, jawab saja. Ya atau tidak.” Jawabku tegas.

“ semua tak sepenuhnya salahmu Chaeri. Ah kurasa Chanri haus. Kau harus menyusuinya.” Dia mengalihkan pembicaraan dan menyerahkan Chanri yang semakin memerah. Kurasa dia sangat kehausan. Aku benar-benar seperti ibu tiri. Ah. Menyusui bayi merupakan hal yang melelahkan. Sangat. Tapi aku masih punya hati nurani. Sedikit.

Cklek.

“ annyeong” suara berat yang tak asing bagiku memecahkan keheningan di kamar yang berbau bayi ini.

“ annyeong Yeol-ssi” ah suara yang dibuat-buat. Aku benci sekali suara itu. Chanyeol tersenyum pada Yemin yang menjawab sapaannya. Aku? Wajah teduh Chanri yang sedang menghisap asiku lebih menarik untuk kuperhatikan. Apa aku terlihat seperti istri yang tidak baik? Sempurna.

Chanyeol oppa berjalan menuju ke arahku lalu mengecup singkat dahiku. Aku sama sekali tak bergeming dari aktifitas menatap bayi mungilku. Dia membelai kepala Chanri yang sedang berkonsentrasi menyusu. “Chanri-ah. Kau terlihat sangat lapar ne? Baiklah Appa ganti baju dulu lalu kita bermain bersama.” Ucapnya tersenyum memamerkan deretan gigi putihnya. Apa dia tak lelah mengulas senyum daritadi?. Pikirku.

Lima bulan kemudian.

“ hey!” tepukan keras dibahuku-taksakit- membuyarkan lamunanku.

“ kau mengagetkan saja”

“ kurasa belakangan ini kau melamun terus. Apa sebenarnya yang kau pikirkan heoh? Kau merindukan Chanri?”

“entahlah. Tapi kurasa iya.”

=======

“ Ya! Nana! Kenapa terburu-buru sekali? Sebenarnya kau mau membawaku kemana?” tiba-tiba mobil yang dikemudikan Nana berhenti di sebuah…heoh? restoran itali?  Dan memarkirkannya ditempat yang sudah disediakan.

“ Kau tak usah banyak tanya Chaeri. Pokoknya ini spesial. Kau pasti senang. Ayo turun!” dia melepaskan seat belt dengan terburu-buru. Akupun begitu. Sebenarnya ada apa? Aku penasaran.

‘Chanri?’ batinku. Aku melihatnya. Melihat bayiku yang sedang digendong wanita yang sedang berdiri. Sepertinya menenangkannya yang sedang menangis. Tunggu. Bukannya itu Yemin? Dia menggendong bayiku. Bayiku Chanri yang sudah 4 bulan tidak aku temui. Aku refleks berjalan mendahului Nana yang sedang mencari sesuatu-mungkin-. Benar ini Chanri. Bayi manisku.

“permisi agassi. Apa kau? Yemin?” wanita yang ternyata benar adalah Yemin itu berbalik padaku. Dia tampak terkejut. “ Chaeri?” tanyanya gelagapan.

“ne. Ini aku. Apa ini Chanri?” tanyaku memastikan meskipun nuraniku sebagai ibu mengatakan kalau yang digendongnya ini memang bayiku.

“ne”

“apa aku boleh menggendongnya Yemin-ssi?”

“ tentu”

Kugendong bayiku yang sedang menangis tersedu-sedu. Apa kau haus bayi cantik?.

========

“astaga jadi ini bayimu? Kenapa imut sekali? Helo Park Chanri~ ciluk baaa~ hehe”

Bayiku tersenyum ketika mendapat hiburan kecil dari Nana. Akupun ikut tersenyum. Ya tuhan kenapa senyumnya mirip sekali dengan…Chanyeol oppa? Ah kenapa aku bodoh sekali? Tentu saja. Chanyeol adalah ayah kandungnya. Lama sekali tak melihat bayiku. Aku sangat galau jika mengingatnya. 4 bulan ini aku sedang mempersiapkan Ujian kelulusanku di SMA. Ah. Aku benar-benar menyesal sudah berbuat dosa yang sangat dibenci Tuhan. Hamil diluar nikah. Bersama namja yang aku tidak aku kenal sama sekali. Park Chanyeol. Itu namanya. Dia tampan, tinggi dan baik hati. Entah kenapa kami bisa berbuat hal sedemikian rupa. Ah sudahlah. Yang jelas kini aku bahagia dengan statusku yang sangat amat tidak wajar.

Tbc~

Wuakkakakak-_________-entah mengapa saya bisa-bisanya membuat ff yang…ah sudahlah.

sampai ketemu di part selanjutnya…

Iklan

2 thoughts on “No Tittle

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s